Your Office Air Is Killing You | Seberapa Jauh IQA Anda Di Kantor ?

0610indoorair01

Indoor Air Quality (IQA) istilah yang banyak digunakan untuk mengukur sejauh apa kualitas udara segar didalam ruangan yang dibutuhkan manusia untuk beraktifitas. IQA menjadi issue lingkungan ketika gedung-gedung perkantoran , perumahan, mall, public service, dan lainnya mengandung polutan-polutan udara yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

IQA menjadi isu lingkungan akhir-akhir ini seiring dengan perkembangan gedung-gedung, pertumbuhan penggunaan material sintetis. Perlengkapan kantor modern seperti mesin fotocopy, printer laser, komputer, bahan pembersih, dan polusi udara luar meningkat seiring dengan kontaminasi udara menyebabkan kontribusi kepada tingkat kebersihan udara/ IQA. Efek dari kumulatif paparan ini disebut dengan SBS – Sick Building Syndrome.

Penyakit SBS erat kaitannya dengan gedung-gedung baru atau gedung lama yang tidak ada perawatan didalamnya. Gedung-gedung baru oleh karena permintaan untuk pemakaian gedung dan penggunaannya menyebabkan tingkat kualitas udara tidak terlalu diperhatikan. Masa dari serah terima gedung sampai diisi oleh banyak karyawan terlalu singkat. Sementara karyawan merasakan masih terdapat bau solvent, bau cat, bahan material gedung , dan lainnya secara kumulatif menyebabkan SBS, efekenya adalah kita sering mengalami pusing-pusing, beberapa orang merasakan mual, dan tidak enak badan.

Beberapa faktor dan sumber yang dapat mempengaruhi IQA dan kenyamanan seperti :

FAKTOR                                                                                     SUMBER

Suhu & Kelembaban Ekstrim  — > ketidaksesuaian penempatan thermostat, kurangnya pengendalian kelembababn ruang, tenant menambahkan perlengkapan kantor (kontribusi kontaminasi udara)

CO2 —> orang-orang, pembakaran fosil

CO —> Pembuangan dari kendaraan mobil, pembakaran tidak sempurna

Formaldehide –> Plywood, lem, karpet, furnishing, kertas copy berkarbon

Partikulat –> Smoke, kertas, filter HVAC, residue

Volatil Organic Compound (VoC) –> Mesin fotocopy, parfum, bahan pembersih, hairspray

Sistem untuk pengendalian IQA harus ditetapkan oleh manajemen dan dijalanan oleh semua perangkat didalam struktur organisasi. Tanggung jawab bagi semua orang untuk menjaga kebersihan udara didalam gedung.

Analoginya seperti berikut:

Kita berada didalam gedung dengan posisi sebagai tenant pada Manajemen gedung tempat kantor kita berada. Selayaknya kita sebagai tenant mendapatkan informasi mengenai dimana posisi thermostat, pengatur suhu AC, Pengatur kelembababan, penetrasi cahaya, frekuensi orang CS / OB dalam melakukan pembersihan, item apa saja yang dilakukan untuk pembersihan, bagaimana layout mesin fotocopy, kubikel komputer dan printer. Kesemua itu dimaksud agar karyawan dapat menyadari bahaya dari minimnya IQA.

 

Dengan demikian sistem pengendalian IQA harus dibuat dalam rangka menjaga produkfitas karyawan, pencegahan sakit penyakit dan Efisiensi biaya pengobatan karyawan. Tentu saja konteks yang harus dilakukan disesuaikan dengan tempat / gedung tempat kantor berada.

 

Continue reading

Advertisements

Menurut Anda Tidak Penting Seleksi Supplier ? | Kasus Vaksin Palsu

pemilik-vaksin-palsu-di-bekasi-ditangkap-usai-pulang-tarawih

Kasus vaksin palsu marak terjadi di Indonesia yang dari kacamata sistem jelas ada hal yang salah dengan hal tersebut. Dari segi penulis Kalau ingin mencermati ada beberapa titik proses yang menjadi perhatian masalah ini yaitu :

  1. proses seleksi supplier
  2. proses pembelian
  3. proses kebijakan pembelian
  4. proses evaluasi supplier
  5. proses penetapan harga pembelian
  6. proses internal audit
  7. proses pembiaran

Manakala proses tersebut tidak dilakukan pengendalian maka boleh dikatakan sistem yang anda lakukan terhadap pembelian dan supplier anda telah gagal.

Harga memang menjadi perhatian khusus terkait dengan pembelian material ke supplier-supplier. Manajemen rumah sakit saat itu dan mungkin tidak terlalu memberi perhatian khusus pada mutu vaksin yang disupplai dari supplier. Supplier yang memberikan harga termurah, dengan sistem pembayaran yang lunak menjadi pilihan. Naif bila kami mencermati kearah sana dimana sama-sama kita ketahui bahwa vaksin adalah material yang dibutuhkan oleh bayi untuk kekebalan tubuhnya.

Ironis memang ketika, Rumah Sakit dengan visi misinya menjalankan bisnis yang tidak hanya aspek komersil yang menjadi sorotan utama, tapi bagaimana penyediaan pelayanan yang terbaik untuk pasiennya.

Terlepas dari hukum yang akan menjerat Rumah Sakit yang memberikan vaksin palsu, pembelajaran / lesson learnt dari masalah tersebut adalah kurangnya pengendalian internal.

bareskrim-tangkap-jaringan-pengedar-vaksin-palsu-khusus-bayi-PMn

pengendalian internal adalah suatu sistem pengendalian untuk melihat sejauh apa efektifitas dan pengawasan terhadap ketidaksesuaian untuk mencari peluang perbaikan

Pengendalian internal yang dimaksud adalah tidak adanya sistem internal audit, atau pengawasan dan monitoring sistem perusahaan. Tetapi itupun tidak akan berjalan dengan baik apabila memang tidak ada komitmen manajemen yang baik dari masing-masing Rumah Sakit untuk memberikan pelayanan dengan mutu terbaik dan memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat.

 

Continue reading