Good Cop and Bad Cop | Menjalankan Sistem Efektif

goodbadcop

Menjalankan sistem management yang efektif tidak hanya dilihat dari hasil pengukuran output saja, dan bagaimana pencapaiannya terhadap set target yang ditetapkan. Tetapi juga bagaimana memutuskan menjadi sebuah ketetapan untuk menjalankan sistem juga menjadi sebuah catatan untuk ukuran efektifitas proses sistem manajemen.

Good Cop vs Bad Cop istilah yang digunakan bahwa dalam menjalankan proses bisnis organisasi anda  tidak perlu selamanya mengikuti SOP yang sudah anda tetapkan sebelumnya. Tetapi bagaimana melihat SOP tersebut relevansinya terhadap proses yang anda jalankan apakah sudah efektif atau belum.

Good Cop vs Bad Cop seperti anda melihat :

  1. Dept Produksi vs Dept QC
  2. Dept Purchasing vs Dept Finance AP
  3. Dept Marketing vs Dept Finance AR
  4. Dept Front liner vs Dept Operasional
  5. Dept Gudang vs Dept Pengiriman
  6. dll

magnum-force-560-3

contoh bagaimana mekanisme Good Cop vs Bad Cop berperan dalam efektifitas proses:

Orang Gudang : ‘kami sudah menyiapkan untuk pengiriman barang nomor DTR.X.1216 per tanggal 6 Juni 2016 ke pelanggan, siap dikirim’

Orang Pengiriman : ‘dasarnya bapak mau keluar barang nomor DTR.X.1216 dari mana? karena kami tidak pernah mengirimkan jadwal pengiriman gudang dengan nomor tersebut.’

Orang Gudang : ‘kami terima informasi dari Sales kalau barang nomor DTR.X.1216 minta dikeluarkan untuk tanggal 6 Juni 2016.

Orang Pengiriman : ‘saya ga terima ada permintaan sales untuk pengeluaran barang, coba saya cek dulu’… ternyata bagian sales ada permintaan keluar barang tapi tidak nomor DTR.X.1216 tapi DTR.X.1116 pak’.

Orang Pengiriman ¬†: ‘saya minta revisi prosedur ke sales untuk pengeluaran barang untuk pengiriman permintaan harus sepengetahuan bagian Pengiriman.

Orang Gudang :’ baik pak saya akan minta revisi ke bagian sales data pengeluaran barang’

 

Good Cop vs Bad Cop memainkan peran agar output dari suatu proses menjadi lebih efektif, valid dan terkendali. Peran ini juga dapat dimainkan untuk perumusan SOP baru atau review dari suatu proses.

Continue reading

Advertisements

belah ketupat | penting untuk hidup

belah ketupat didalam proses bisnis memainkan peran sebagai tahapan proses untuk melakukan sebuah decision / keputusan sebelum melanjutkan pada proses berikutnya.

 

roll3

didalam flow process business kenyataannya tidak semua aliran proses, informasi, material lancar-lancar saja. ada kalanya hal tersebut harus bertemu dengan belah ketupat dan secara alamiah merupakan bagan dari sistem. arena belah ketupat didalam proses adalah proses untuk mempertimbangkan, filter, menganalisa berbagai  konsekuensi terkait apakah dapat lanjut ke proses berikutnya atau tidak.

manfaat belah ketupat :

  1. memutuskan sebuah proses sebelum melanjutkan ke proses berikut
  2. menganalisa berbagai konsekuensi next proses
  3. alat kontrol terhadap proses
  4. interaksi tanggung jawab pemilik proses
  5. mendapatkan output terabit dari hasil keputusan

 

fcs_multi_decision.png

didalam proses kehidupan pun kenyataannya kita dihadapi dengan beragam belah ketupat yang relevan terhadap prosesnya. seperti belah ketupat kelanjutan edukasi, belah ketupat keputusan pengambilan pekerjaan, belah ketupat melanjutkan pernikahan, dll.

bila didalam proses bisnis, terlalu banyak belah ketupat didalam lingkup sebuah proses adalah hal yang tidak efektif. artinya flow process anda akan menjadi terlalu banyak kontrol, terlalu birokrasi, terlalu ribet, terlalu banyak pertimbangan yang tidak berarti. kontrol perlu tetapi terlalu banyak kontrol itu berlebihan.

prinsipnya adalah menyediakan proses bisnis yang efektif, efisien dan terukur tanpa mengurangi tahapan belah ketupat (baca: kontrol).

 

http://www.kumitukonsultan.com