Security Management System| For Security Service Company

688fe7ee9be37fac2726031f4b8b44b6

Security Service company saat ini tidak saja dituntut bagaimana kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dalam hal penjagaan / guarding tetapi juga bagaimana melakukan penjaminan terhadap personil tidak hanya pada aspek penjagaan fisik/ non fisik, tetapi pendekatan personifikasi personil dan sistem security yang dipenuhinya mampu menjawab aspek kebutuhan pelanggan.

Guard Man harus dilengkapi dengan atribut tidak hanya atribut fisik yang melekat tetapi juga pemahaman tentang security system yang menjadi dasar pekerjaan dilingkupnya.

Pendekatan untuk membuat system security bagi organisasi security service dapat mengacu pada system manajemen mutu ISO 9001, atau pendekatan standar keamanan dari kepolisian. Apapun referensi system security service anda , kerangka kerja system tersebut adalah bagaimana organisasi anda membuat sebuah perencanaan, penerapan dari rencana tersebut, mengevaluasinya dan membuat peningkatan perbaikan system.

Elemen security service system ada beberapa yang fundamental yaitu :

  1. Security risk and review
  2. Information gathering and analysis
  3. Voluntary principles on security and human rights
  4. Control frameworks
  5. Critical incident management
  6. investigation

Kesemua elemen tersebut tentu saja disesuaikan dengan kondisi lapangan / site tempat beroperasinya jasa security.

model2

Secara sederhana prinsip system security management ,

ASSESSMENT ACTIVITY:

Melakukan upaya identifikasi risiko, pengukuran  dan mitigasi risiko dari setiap aktifitas yang relevan dengan pelayanan keamanan/ sekuriti. Informasi tersebut dilakukan analisa bagaimana tingkat risiko dari aktifitas sehingga upaya mitigasi risiko dapat ditentukan.

Penilaian risiko dimaksudkan untuk apakah aktifitas yang terhadap sekuriti dikategorikan kedalam low risk, medium risk atau high risk. Batasan penetapan mitigasi risiko dari sebuah security service company adalah sejauh apa risiko tersebut dapat dikendalikan.

CONTROL MEASURE:

Adalah sebuah pengukuran dari mitigasi risiko yang sudah ditetapkan menjadi ukuran evaluasi kinerja pengelolaan risiko di security service company.

Sub point voluntary principlesn on security and human right adalah bagaimana security service company mengakomodir bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama , karena bagaimana pun juga security man/guard man adalah manusia biasa yang luput dari kesalahan, dengan demikian upaya dalam mengajak orang-orang sekitar di site / lapangan kerja untuk “mengamankan diri” adalah penting agar tujuan dari system keamanan tercapai bersama.

EFFECTIVE RESPONSE:

Upaya security service company secara mandiri atau bersama-sama melakukan identifikasi faktor kritis apa yang dapat menjadi ancaman dalam keamanan. Apakah itu semisal berupa risiko kebakaran, huru-hara, ancaman bom dan lainnya. Security service company harus melakukan upaya simulasi dan evaluasi praktek-praktek untuk management krisis.

Paska krisis menjadi tanggung jawab security service company atau bersama-sama dengan client melakukan investigasi , bagaimana dan apa yang menjadi akar masalah terhadap krisis tersebut. Menentukan bagaimana peluang perbaikan agar krisis tersebut dapat diantisipasi dan dikendalikan.

 

Prinsip security service management ini dapat berintegrasi dengan system existing perusahaan sesuai dengan strategi bisnisnya , dan ini relevan dengan operasi serta tujuan dengan perusahaan jasa keamanan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s