Bagaimana Eksistensi SMK3 PP 50/2012 ? | Peluang atau Paksaan

TIRTO-antarafoto-angka-kecelakaan-kerja-di-indonesia-110816-ysw-1_ratio-16x9

Bagaimana keberadaan sistem Manajemen K3 standard PP 50 Tahun 2012 ? sudah kah efektif diimplementasi oleh organisasi ?

Sama-sama kita ketahui bahwa Sistem Manajemen K3 (SMK3) PP 50 tahun 2012 menggantikan Permenaker No. 05 Tahun 1996 , yang konsekuensinya SMK3 PP 50 menjadi lebih serius dalam menangani K3 di industri. Oleh karena konsesus peraturan ini dibuat oleh Presiden ketimbang Menteri Tenaga Kerja diperaturan sebelumnya.

Yang kami cermati adalah maksud dan tujuan dari pergantian SMK3 dari Permenaker No. 05 Tahun 1996 ke SMK3 PP 50 Tahun 2012 dirasakan cukup untuk ‘memaksa’ organisasi untuk berbenah diri mengikuti aturan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Tujuannya tetap sama agar budaya K3 dan penerapannya mengarah kepada pekerja yang produktif, selamat dan tetap bugar.

Penerapan SMK3 PP 50/2012 memang menjadi mandatory untuk organisasi yang mempunyai skala risiko bahaya K3. Hanya saja organisasi dihadapkan oleh beberapa pilihan, apakah tetap mengadopsi SMK3 PP 50/2012 sebagai sebuah sistem K3 atau memilih sistem manajemen K3 lainnya seperti OHSAS 18001, ISRS, dan lainnya.

PENAMBAHAN JALUR LISTRIK

PENAMBAHAN JALUR LISTRIK

Menilik lebih lanjut struktur standar K3 nasional SMK3 PP 50/2012 memang mirip dengan standar K3 internasional seperti OHSAS 18001:2007. Tidak ada berbeda dari penerapan masing-masing standar K3 ini, yang berbeda hanyalah mekanisme audit dan sertifikasi SMK3 pada masing-masing standar ini.

Oleh karena kekuatan penerapan SMK3 PP 50/2012 bersifat mandatory  dengan OHSAS 18001:2007 bersifat voluntery, menyebabkan mekanisme sertifikasi menjadi bereda dalam beberapa hal:

  • SMK3 PP 50/2012 audit sesuai dengan standar audit hanya saja Badan Sertifikasinya beberapa yang tersedia. OHSAS 18001:2007 audit dari Badan Sertifikasi dan ketersedian Badan Sertifikasi banyak.
  • Sertifikasi SMK3 PP 50/2012 issued sertifikat relatif lama dibanding dengan issue sertifikat OHSAS 18001:2007.
  • SMK3 PP 50/2012 pengakuan hanya di Indonesia, OHSAS 18001:2007 pengakuan internasional

Meskipun demikian, memang harus ada mekanisme sosialisasi dan keseriusan penerapan SMK3 PP 50/2012 dari pemerintah , terlebih lagi tidak hanya K3 menjadi sebuah jargon semata tetapi implementasi efektif demi cita-cita menciptakan tenaga kerja yang produktif, selamat dan tetap bugar dapat tercapai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s