Hey! Jangan Komplain Terus

Complaint pelanggan adalah sesuatu hal yang harus ditangani dengan serius. Complaint juga menjadi parameter pengukuran bagaimana produk/ service anda diterima oleh pelanggan. Dalam ISO 9001:2015 penanganan complain diatur didalam pasal komunikasi dengan pelanggan.

Unhappy-Customers1

Complaint customer memang bukan urusan anda, tetapi menjadi urusan anda ketika complaint dapat mempengaruhi kinerja organisasi anda. Perlu membuat sebuah batasan  keberterimaan complaint dari customer, karena complaint yang anda harus follow up menjadi tanggung jawab atas produk/ service yang anda berikan. Masalahnya adalah sejauh apa complaint tersebut diatasi, dijawab dan dikomunikasikan kembali dengan customer.

curhat apakah complaint ?saran apakah complaint ?  complaint dengan pihak ketiga atas produk/service anda apakah itu termasuk complaint?. Anda harus membatasinya. dengan cara :

  1. batas lingkup complaint anda
  2. catat customer complaint anda
  3. identifikasi akar masalah pada complaint tersebut
  4. selesaikan masalah tersebut
  5. feedback kembali penanganan complaint tersebut dan komunikasikan dengan customer

penulis mempunyai pengalaman terkait dengan penanganan complaint. Sebuah brand susu anak bertanggung jawab atas produk susu yang rasanya pahit. penanganannya cepat dan penulis digtntikan dengan 3 krat produk susu lainnya.

milk

penulis sangat berkesan dengan pelayanan produk susu tersebut. Itu menjadi hal yang konstruktif dalam menjaga image brand.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s