Pentingnya Standard Process-Case Pecel Lele Lela

baru kemarin tanggal 23 juni diajak buka puasa sama istri di Resto Pecel Lele Lela Kalimalang Jaktim pelayanannya mengecewakan. alasan kenapa pengen buka puasa di pecel lele lela, karena istri ketagihan menu tomyam lele fillet waktu makan di outlet pecel lelel lela Tanjung Barat,makanya ngajak mau coba makan yang deket rumah di kalimalang.

pecel lele lela

pecel lele lela

kira-kira begini lah conversationnya :

istri : mas pesan tomyam kuah , tomyam lele fillet pedas
pelayan 1 (ternyata Manager baju biru) : wah sudah habis mbak tomyamnya
istri : ya udah mas pesen lele fillet goreng aja deh

karena, istri saya sukanya makanan yg berpedas mintalah tambahan cabe ke pelayan

istri: mas minta cabe rawit yah
pelayan 2 (baju hijau) : sebentar ya mbak
selang kemudian…
pelayan 2 : wah habis mbak cabe rawitnya

saya sama istri sy ga percaya masa sih habis, coba lagi dengan pelayan yang lain
istri : mas – mas minta potongan cabe rawit yah
pelayan 3 (baju putih) : baik mbak sebentar yah
selang kemudian….
pelayan 3 : ini mbak cabenya

saya ma istri kaget, kok stupid banget sih tadi pelayan 2 bilang cabe rawit habis, terus pelayan 3 bawain cabenya….

ga berhenti disitu, istri saya test lagi dengan pelayan 2 untuk tanya menu tomyam lele fillet
istri : mas pesan tomyam lele fillet nya yah satu yang pedes, tadi kata masnya yg baju biru habis
pelayan 2 (baju hijau) : bentar ya mbak saya cek
selang kemudian…
pelayan 2 : ada mbak tomyamnya, jadi pesan?
istri : jadi mas!!gimana sih tadi katanya sudah habis, siapa sih mas itu yang baju biru?
pelayan 2: itu manager mbak
istri : *##@$!!!!!!

outlet pecel lele lela Kalimalang

outlet pecel lele lela Kalimalang

ga selesai disitu, manager nya nyamperin meja duduk saya dan bilang:
pelayan 1/alias manager : maaf mba tadi sih tomyamnya sudah habis
istri : ini buktinya ada, saya jadi pesan
pelayan 1/ alias manager : iya tadi barusan langsung belanja untuk bikin tomyam
istri : tambah !!*##*$$%!!!!

ada dua point catatan kenapa pecel lele lela Kalimalang mengecewakan:
1. tidak ada STANDARD PROCESS di outletnya tidak jelas mana standar process pelayanan menu/pesanan, process penyiapan bahan makanan, process stok makanan siap saji

2. tidak ada STANDARD KOMPETENSI, tidak jelas mana tugas yang harus dilakukan oleh Manager outlet, mana tugas pelayan yang menyajikan makanan dimeja makan, mana tugas pelayan yang mencatat pesanan, mana tugas koki yang produksi pesanan makanan.

3. tidak ada STANDARD ISTILAH,mungkin pelayan tidak tahu mana yang disebut menu tomyam kuah dengan tomyam lele fillet, mana yang disebut potongan cabe sama cabe rawit (apa bedanya?)

harus dibenahi, meskipun terlihat sepele tetapi sekelas pecel lele lela yang sedang hits didunia kuliner menjadi sebuah ide untuk improvemnt. Mari Improvement!!!

Advertisements

Mengukur process untuk improvement

process mapping dapat juga diukur dengan tujuan untuk upaya improvement. pengukuran tersebut aspeknya bisa saja terhadap lead time process, resources, cost, information flow atau atribut lainnya yang melekat pada suatu process.

terkadang beberapa perusahaan dalam melakukan improvement process langsung mengarah kepada otomatisasi process , dengan menggunakan aplikasi-aplikasi system. sementara basis dari seharusnya bisa menjadi dasar kenapa kita memilih untuk di otomatisasi process tersebut. improvement process dapat berasal dari suatu masalah atau optimalisasi suatu process yang sudah ada menjadi process yang diinginkan.

case di client saya , sebuah RS ibu dan anak, pada tahun 2013 mempunyai masalah dari hasil survey pelanggan sebagai berikut:

masalah RS ibu dan anak hasil survey pelanggan tahun 2013

masalah RS ibu dan anak hasil survey pelanggan tahun 2013

dari data tersebut pareto masalah ada di waktu tunggu pembuatan obat diapotik RS ibu dan anak tersebut. sementara untuk melakukan upaya penambahan perawat & rekayasa layout ruangan oleh Direktur tidak diperkenankan, sehingga upaya yang harus dilakukan adalah rekayasa process.

hasil analisa process tidak dapat diambil, apabila perusahaan tersebut tidak mempunyai process mapping. sangatlah membantu process mapping tersebut dalam mengukur process. hal pertama yang dilakukan adalah uraikan process dimasalah tersebut, sepeti dibawah :

identifikasi process current

identifikasi process current

dari ilustrasi diatas terlihat perocess pembuatan obat merupakan suatu rangkaian process dalam service ke pelanggan.

tahap kedua, mengukur process tersebut dari aspek waktu. seperti ilustrasi dibawah :

pengukuran process

pengukuran process

waktu pembuatan obat menjadi kontribus bottleneck process, ini target yang harus diselesaikan. pada tahapan ini pemilik process haruslah mengakui bottleneck tersebut, agar nanti pada saat menentukan future process state menjadi lebih nyata.

tahap berikutnya menentukan future state process, setelah process sebelumnya konfirmed. seperti ilustrasi dibawah :

future state process

future state process

terlihat lebih simple daripada current state process, tetapi dibalik process yg simple ini menentukannya butuh kolaborasi dan peran aktif dari pemilik process.

analisa SWOT dengan Business Model Canvas

Business model canvas dapat digunakan untuk melakukan analisa SWOT (Strength Weakness Opportunity Threat) strategi business anda. analisa SWOT berfungsi sebagai refleksi business anda menghadapai tantangan dinamika business. untuk pengembangan produk/ service baru atau strategi penetrasi pasar business anda , analisa SWOT cara konvensional adalah melakukan identifikasi atas faktor-faktor eksternal dan internal melalui serangkaian analisa data. dengan business model canvas tidak hanya analisa data faktor-faktor tersebut tetapi juga mendapatkan visualisasi atas upaya strategi business anda.

seperti yang diulas di posting sebelumnya bahwa business model canvas terdiri dari 9 blok bangunan yaitu:
1. Customer Segment (CS)
2. Value Proposition (VP)
3. Customer Relationship (CR)
4. Channel (CH)
5. Revenue Streram (RS)
6. Key Activities (KA)
7. Key Resources (KR)
8. Key Partner (KP)
9. Cost Structure (CS)

Pandangan business model canvas terhadap analisa SWOT yaitu Aspek Analisa Pasar, Analisa Persaingan, Tinjauan Ke Masa Depan dan Ekonomi Makro, seperti ilustrasi dibawah ini :

Aspek SWOT dalam business model canvas

Aspek SWOT dalam business model canvas

didalam analisa SWOT menggunakan business model canvas faktor eksternal dan internal menjadi refleksi atas 9 blok bangunan business model canvas. secara visual konstribusi analisa SWOT menjadi jelas. scoring analisa tersebut membawa suatu resume apakah faktor-faktor apa sajakah dari 9 blok tersebut yang dapat di optimalkan atau diminimalkan, atau di improve.

TOWS analysis

TOWS analysis

nah, biasanya pelaku business melihat hasil resume SWOT analysis disajikan beberapa pilihan, dan terkadang pilihan tersebut harus diambil untuk memastikan strategi business anda berjalan. pilihan tersebut adalah menciptakan suatu value, meningkatakn value yang sudah ada, mengurangi biaya atau meneliminasi biaya yang tidak memberikan value.

blue ocean strategy dengan business model canvas

blue ocean strategy dengan business model canvas

well, strategi pilihan anda , andalah yang menentukan.

beberapa case diperusahaan, anda terkadang harus membuat unit business baru, atau melakukan sebuah merger dengan perusahaan lain, atau melakukan pemisahan atas value perusahaan anda menjadi entitas-entitas perusahaan tetapi tetap dalam satu holding atau anda harus cukup menjual brand saja, atau melakukan franchise. upaya-upaya tersebut haruslah mempunyai basis, dan business model canvas membantu menyajikan basis tersebut.

business recommendation sebagai upaya strategi business anda

business recommendation sebagai upaya strategi business anda

mengenal business model canvasing

dalam menciptakan sebuah value business kepada customer, anda tidak hanya begitu saja menjual value tersebut kepada customer anda. anda perlu identifikasi value apa saja yang anda berikan kepada customer dan kepada siapa saja value tersebut anda berikan, serta bagaimana proses interaksi keduanya menjadi sebuah business yang anda inginkan.

pendekatan yang saya angkat disini yaitu dengan business model canvasing, yaitu sebuah pendekatan strategic dan analisa untuk menjalankan business anda. business model canvas tidak hanya untuk strategi business baru, tetapi dapat juga diaplikasikan untuk pengembangan business yang sudah ada untuk improvement. dengan business model canvas anda hanya cukup menggambarkan didalam sebuah kertas bagaimana menjalankan business anda, bagaimana anda mendapatkan keuntungan dari business tersebut, bagaimana biaya atas operasional business anda dan bagaimana mengelola komponen itu semua menjadi proses yang strategis.

komponen business model canvas terdiri atas 9 blok utama yaitu:
1. value proposition
2. customer segment
3. channel
4. customer relationship
5. revenue stream
6. key activities
7. key resources
8. key partnership, dan
9. cost structure

kesembilan blok tersebut saling terkait satu sama lain dan dapat anda mainkan untuk improvisasi.

sebagai contoh :
saya memiliki business Rumah Makan Padang dengan konsep baru yaitu : RM Padang Mart apa itu ,lihat business model dibawah ini:

business model Rumah Makan Padang Mart

business model Rumah Makan Padang Mart

1. value proposition: anda menyediakan fasilitas rumah makan padang yg ready to go , segala menu sudah tersedia dan disajikan sesuai selera anda

2. customer segment : tentu saja target customerny adalah orang kantoran dan fasilitas untuk orang-orang nongkrong

3. customer relationship : adalah dengan memberikan voucher makanan atau free minum gratis yang upayanya untuk menjaga customer anda agar tetap makan dan tetap nongkrong di tempat anda

4. channel : melalui outlet-outlet RM padang mart yang representatif untuk target customer anda

5. revenue stream : anda akan mendapatkan keuntungan dari penjualan menu utama anda, menu sampingan dan lainnya.

6. key activities: anda harus kuatkan aktivitas manajemen supplai chain anda, service-service outlet anda dan maintenance outlet anda

7. key resources: anda adalah menu-menu yang anda tawarkan, lokasi yang strategis dan juga man power anda haruslah berorientasi pada “good service customer”

8. key partnership : tentu saja mitra anda adalah supplier menu utama anda dan menu tambahan

9. cost structure: anda cukup identifikasi ongkos dari supplai chain dan maintenance outlet anda

dengan model mapping canvas seperti ini , semakin jelas konsep business baru anda (konsep business ini original), anda boleh kontak saya bila mau, hehehe. terlepas dari itu sebenarnya dengan tools ini secara gamplang prototype business anda akan lebih jelas diimplementasikan dan lebih terkendali. masalah modal buanyakk bila anda dapat meyakinkan bahwa model business anda reasonable dan dapat dijalankan.

business model canvas ini sebenarnya secara scientific menjelaskan juga mapping otak anda, yaitu otak kiri dan otak kanan. kenapa? boleh dikatakan bahwa kedepan dalam menjalankan business ini perpaduan antara otak kiri dan otak kanan anda berperan dalam mengembangkan dan melakukan upaya-upaya strategis dalam operasional business anda.

brain model canvas anda

brain model canvas anda

tidak ada yang salah dengan cara kerja otak anda dalam menjalankan sebuah business, ini adalah pilihan atau kombinasi bagaimana upaya anda menjalankan business dengan tendensi kreatif way kah atau efisiensi way kah atau kombinasi dalam mengelola hal tersebut.

well, selamat mencoba